SIDOARJO, siarpos.com – Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan perhatian khusus terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo pada momentum dimulainya tahun ajaran baru. Menurutnya, hari pertama sekolah bukan sekadar awal kegiatan belajar mengajar, tetapi menjadi momen penting dalam membangun semangat, rasa percaya diri, serta karakter peserta didik yang akan menjadi bekal mereka di masa depan.
Dalam pesannya, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang selama ini telah mengabdikan diri sebagai ujung tombak pendidikan. Ia menilai para tenaga pendidik memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, tidak hanya melalui penyampaian ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui keteladanan, kesabaran, dan kepedulian terhadap perkembangan karakter setiap anak.

Bupati Subandi secara khusus memuji dedikasi para guru yang dengan penuh kesabaran menyambut kehadiran peserta didik baru di lingkungan sekolah. Menurutnya, suasana yang diciptakan guru pada hari-hari pertama sekolah akan sangat menentukan proses adaptasi siswa terhadap lingkungan belajar yang baru.
“Guru menjadi sosok pertama yang ditemui anak setelah orang tua ketika memasuki lingkungan sekolah. Sambutan yang hangat, penuh perhatian, dan penuh kesabaran akan membuat anak merasa nyaman sehingga mereka lebih mudah beradaptasi dengan teman, guru, maupun lingkungan belajar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tidak semua anak memiliki kesiapan yang sama ketika memasuki jenjang pendidikan baru. Sebagian anak merasa antusias, namun tidak sedikit pula yang mengalami kecemasan, rasa takut, bahkan kesulitan berpisah dengan orang tua pada hari pertama sekolah. Karena itu, kehadiran guru yang mampu memberikan rasa aman menjadi faktor yang sangat penting dalam membangun pengalaman belajar yang positif sejak awal.
Lebih jauh, Bupati Subandi menegaskan bahwa tugas seorang guru tidak hanya sebatas mengajarkan mata pelajaran di dalam kelas. Menurutnya, pendidikan sejatinya adalah proses membentuk manusia yang utuh, sehingga pembentukan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan akademik.
Ia mengajak seluruh guru di Kabupaten Sidoarjo untuk terus menjaga komitmen sebagai “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki moral, etika, dan kepedulian terhadap sesama.
“Mari kita rawat dan jaga setiap anak kita agar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membuat anak-anak membutuhkan pendampingan yang lebih kuat, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat.
Selain memberikan pesan kepada para guru, Bupati Subandi juga menyoroti peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia memberikan apresiasi kepada para orang tua yang meluangkan waktu untuk mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah.
Baginya, kehadiran orang tua di momen tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk dukungan emosional yang memiliki makna besar bagi anak. Kehadiran ayah maupun ibu mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri anak ketika memasuki lingkungan baru.
“Kehadiran orang tua di hari pertama sekolah adalah sumber keberanian dan rasa percaya diri yang akan selalu dikenang oleh anak hingga mereka dewasa,” ungkapnya.

Ia berharap kebiasaan memberikan perhatian kepada anak tidak hanya dilakukan pada hari pertama sekolah, tetapi juga terus berlanjut selama proses pendidikan berlangsung. Menurutnya, komunikasi yang baik antara orang tua dan guru akan membantu memantau perkembangan akademik maupun karakter anak secara lebih optimal.
Bupati Subandi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Ia menilai pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dengan lingkungan yang positif, anak-anak akan memiliki ruang untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi terbaiknya. Hal tersebut diyakini akan melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo.
Di akhir arahannya, Bupati Subandi memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik yang memulai perjalanan pendidikan pada tahun ajaran baru. Ia mengajak para siswa untuk tidak takut menghadapi lingkungan baru, berani mencoba berbagai pengalaman positif, serta tidak ragu bertanya ketika menemui kesulitan dalam belajar.
Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita selama mereka memiliki kemauan belajar, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Ia berharap para siswa mampu memanfaatkan masa sekolah sebagai tempat untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, sekaligus membangun karakter yang baik.
“Jangan takut mencoba. Jangan malu bertanya. Jangan pula berhenti bermimpi demi mencapai cita-cita. Masa depan Kabupaten Sidoarjo ada di tangan kalian,” pungkasnya.
Melalui pesan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Sinergi antara pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi muda Sidoarjo yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta akhlak mulia sebagai bekal membangun masa depan daerah dan bangsa. (ADV/Cak Sokran)












